SMK BOPKRI 2 yang beralamat di Jl. Kapten Laut Samadikun No.6, Wirogunan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki 3 Jurusan, terdiri dari : Jurusan Tata Boga, Jurusan Perhotelan, dan Jurusan Tata Busana. Dari pihak sekolah ke tiga jurusan tersebut difasilitasi dalam hal teori maupun praktik. Pada dasarnya Sekolah Menengah Kejuruan memang lebih mengedepankan skill praktik, sehingga saat lulus siswa sudah siap untuk bekerja sesuai dengan bidangnya. Kali ini saya diberi kesempatan untuk melihat langsung praktik membuat makanan di jurusan tata boga. Dalam praktik ini memangkat tema “fushion food”.
Risnawati, guru Tata Boga SMK BOPKRI 2 Yogyakarta mengatakan bahwa sejak duduk di bangku kelas X siswa sudah diajarkan bagaimana cara membuat makanan dengan baik.
“Hari ini yang sedang melakukan praktik membuat makanan adalah kelas XII. Memang sejak kelas X, siswa sudah diajarkan praktik secara bertahap.”ucapnya.
Risnawati, guru Tata Boga SMK BOPKRI 2 Yogyakarta mengatakan bahwa sejak duduk di bangku kelas X siswa sudah diajarkan bagaimana cara membuat makanan dengan baik.
“Hari ini yang sedang melakukan praktik membuat makanan adalah kelas XII. Memang sejak kelas X, siswa sudah diajarkan praktik secara bertahap.”ucapnya.
Untuk siswa kelas XII, praktik membuat makanan seminggu 3 kali. Dengan durasi waktu 7-9 jam. Lamanya durasi praktik berkaitan dengan tingkat kerumitan menu makanan yang akan dibuat.
“Dalam setiap praktik, siswa dibentuk menjadi suatu kelompok. Setiap kelompok terdiri dari dua orang, sehingga pengerjaan pembuatan makanan bisa saling membantu dan tidak memakan waktu yang cukup lama.”terangnya.
Siswa diajarkan mulai dari tahap pertama yaitu membuat daftar rencana belanja hingga tahap akhir yaitu pembersihan ruangan praktik, mencuci dan merapikan alat-alat praktik yang telah siswa gunakan.
“Kami mengajarkan secara detail setiap tahap-tahapnya. Dalam saat praktik pembuatan makanan guru juga siap membantu siswa yang kesulitan.”jelasnya.
Selain praktik membuat makanan, pada saat siswa duduk di bangku kelas XI, siswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan). PKL ini berfungsi untuk melatih siswa untuk merasakan bagaimana proses bekerja secara langsung. Harapannya dari kegiatan PKL tersebut siswa mendapat pengalaman yang dapat diterapkan saat lulus nanti. Bahkan, dari kegiatan PKL tersebut bila kinerja siswa bagus dan mumpuni akan dipekerjakan di tempat siswa tersebut PKL.
"Bayu, siswa kelas XII sudah bekerja di Hotel yang ada di Yogyakarta. Walaupun sudah bekerja, Bayu tidak melupakan tugasnya untuk belajar di sekolah. Jadi, Bayu bisa bekerja setelah pelajaran usai." imbuhnya.
Berikut beberapa potret hasil praktek kelas XII membuat makanan dengan tema "fushion food"








Mantap kak ππ»ππ»
BalasHapusTerimakasih kakππ
HapusLuar biasaaaaaπππ
BalasHapusTrims Linda atas liputannya
Makasih kak untuk liputannya, semoga kedepannya SMK BOPKRI 02 makin bnyk diminati
BalasHapusArtikel sangat menarik. Semangat dan sukses selalu yaa
BalasHapus